Kembali

Deret Angka & Huruf

Materi tentang pola deret angka dan huruf, barisan aritmetika, geometri, dan pola khusus.


Pendahuluan

Soal deret angka dan huruf menguji kemampuan Anda mengenali pola dan keteraturan dalam suatu barisan. Biasanya 10-15 soal dalam TIU, mencakup deret bilangan, deret huruf, dan deret campuran.

Poin Penting: Kunci utama deret adalah menemukan POLA (aturan) yang menghubungkan antar suku. Pola bisa berupa penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, atau kombinasi.

A. Deret Angka (Barisan Bilangan)

1. Barisan Aritmetika

Pola: Setiap suku diperoleh dengan menambahkan bilangan tetap (beda).

Rumus: Un = a + (n-1)b

Contoh: 2, 5, 8, 11, 14, ... (beda = +3)

2. Barisan Geometri

Pola: Setiap suku diperoleh dengan mengalikan bilangan tetap (rasio).

Rumus: Un = a x r^(n-1)

Contoh: 2, 6, 18, 54, ... (rasio = x3)

3. Barisan Tingkat (Bertingkat)

Pola: Selisih antar suku membentuk barisan baru (tingkat 1, 2, dst).

Barisan Aritmetika Tingkat 1

2, 5, 8, 11, 14 → selisih tetap +3 (tingkat 1)

Barisan Aritmetika Tingkat 2

2, 5, 10, 17, 26 → selisih: +3, +5, +7, +9 (selisih naik +2 setiap langkah)

Barisan Aritmetika Tingkat 3

1, 3, 9, 21, 41, 71 → selisih: +2, +6, +12, +20, +30 → selisih 2: +4, +6, +8, +10 → selisih 3: +2 (tetap)

4. Barisan Fibonacci

Setiap suku = jumlah dua suku sebelumnya.

Contoh: 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, ...

5. Barisan Kuadrat dan Kubik

nPola Lain
1111
2481+2=3
39273+3=6
416646+4=10
52512510+5=15

Pola-Pola Khusus Deret Angka

PolaContohKeterangan
+a, +b, +c, ...2, 5, 9, 14, 20+3, +4, +5, +6
xa, xb, xc, ...2, 6, 24, 120x3, x4, x5
Pola bergantian3, 8, 6, 11, 9, 14+5, -2, +5, -2
Pola dua barisan2, 10, 4, 20, 6, 30Baris 1: +2 setiap langkah; Baris 2: x2
Bilangan prima2, 3, 5, 7, 11, 13Bilangan prima berurutan
Kuadrat1, 4, 9, 16, 251², 2², 3², 4²
Kubik1, 8, 27, 64, 1251³, 2³, 3³, 4³
n(n+1)2, 6, 12, 20, 301x2, 2x3, 3x4, 4x5
Pangkat 2 - 10, 3, 8, 15, 241²-1, 2²-1, 3²-1

Contoh Soal Deret Angka

Soal: 3, 6, 11, 18, 27, ...

Pembahasan: 3 ke 6 (+3), 6 ke 11 (+5), 11 ke 18 (+7), 18 ke 27 (+9). Maka selanjutnya +11 = 27 + 11 = 38

Soal: 5, 7, 14, 16, 32, 34, ...

Pembahasan: Pola bergantian: +2, x2, +2, x2, +2, x2. Maka 34 x 2 = 68

B. Deret Huruf

Prinsipnya sama dengan deret angka, tetapi menggunakan huruf A-Z (26 huruf).

Tips Deret Huruf

  • Konversi huruf ke angka: A=1, B=2, C=3, ..., Z=26
  • Kerjakan pola dalam angka, lalu konversi kembali ke huruf
  • Perhatikan pola maju, mundur, atau lompatan

Contoh Deret Huruf

DeretPolaJawaban
A, C, E, G, I, ...A=1, C=3, E=5 (loncat 2)K (11)
B, E, H, K, ...B=2, E=5, H=8 (+3 setiap)N (14)
Z, X, V, T, ...Z=26, X=24 (mundur 2)R (18)
A, B, D, G, K, ...+1, +2, +3, +4P (+5 dari K/11 = 16/P)

Strategi Mengerjakan Deret

  1. Periksa selisih antar suku berurutan (tingkat 1)
  2. Jika belum ketemu, periksa selisih dari selisih (tingkat 2)
  3. Coba pola perkalian/pembagian jika selisih membesar cepat
  4. Periksa pola bergantian atau dua barisan
  5. Untuk huruf, konversi ke angka terlebih dahulu
  6. Jangan habiskan waktu terlalu lama pada satu soal
Tips TIU: Soal deret biasanya butuh kecepatan. Jika dalam 30 detik belum menemukan pola, lewati dan kembali lagi nanti. Latihan rutin akan membuat Anda lebih peka terhadap pola-pola umum.